Selamat Datang

SIPKUR adalah Sistem Informasi penilaian dan rapor Kurikulum 2013 berbasis Website. Sistem ini di bangun berdasarkan Kurikulum sesuai aturan Dinas Pendidikan yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu, sebagaimana amanat UU 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada penjelasan pasal 35, di mana kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati.
Inti dari Kurikulum 2013, adalah ada pada upaya penyederhanaan, dan tematik-integratif. Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan.

Contact

  • Alamat : Pajangan RT 03 RW 12 Pajang Laweyan Surakarta 57146.

  • Hp : 0888-297-0536 / 0822-2565-0229

  • Email: info@sipkur.net

0888-8297-0536 / 0822-2565-0229 - E-mail: info@sipkur.net

Daftar Hari Libur Nasional 2015

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama yang meliputi Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2014, Nomor 310  Tahun 2014 dan Nomor 07/SKB/MENPAN-RB/09/2014 tanggal 11 September 2014 tentang Perubahan atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Keraja dan Transmigrasi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 05 Tahun 2014, Nomor 3/SKB/MEN/V/2014, Nomor 02/SKB/MENPAN/V/2014 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2015, Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau Nomor 106/1045/SET tentang Ralat Perubahan Libur Nasional dan Cuti Tahun 2015 tanggal 24 Desember 2014, Surat Edaran Bupati Natuna Nomor 800/BKD-P4/I/07/2015 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2015 tanggal 12 Januari 2015,  bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2015 (lihat pada tabel dibawah);
  2. Penetapan tanggal 1 Ramadhan 1436 H, Hari Raya Idul Fitri 1436 H dan Hari Raya Idul Adha 1436 H ditetapkan dengan Keputusan Menteri Agama;
  3. Pelaksanaan Cuti Bersama sebagaimana dimaksud pada angka 1 mengurangi hak cuti tahunan pegawai sesuai dengan peraturan perundang – undangan dan ketentuan yang berlaku;
  4. Peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2015 tidak hanya diperingati pada tanggal 12 Rabiul Awwal 1436 Hijriyah yang bertepatan dengan tanggal 3 Januari 2015, tetapi akan diperingati juga pada tanggal 12 Rabiul Awwal 1437 Hijriyah yang bertepatan dengan tanggal 24 Desember 2015 sebagai hari libur Nasional 2015;


  1. Cuti Tahunan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil Pasal 4 ayat (2) adalah 12 hari kerja, namun sejak keluarnya Surat Keputusan Bersama Menteri dimaksud, maka jumlah hari cuti tahunan harus dikurangi jumlah cuti bersama, sehingga menjadi sebagai berikut :
    • Cuti Tahunan untuk Tahun 2015 adalah 9 (sembilan) hari kerja;
    • Bagi pegawai yang mengambil cuti dengan menggabungkan 2 tahun cuti sekaligus (cuti tahun 2014 dan tahun 2015) maka jumlah hari cutinya adalah 13 (tiga belas) hari kerja;
    • Bagi pegawai yang mengambil cuti dengan menggabungkan 3 tahun cutinya sekaligus (cuti tahun 2013, cuti tahun 2014 dan cuti tahun 2015) maka jumlah hari cutinya adalah 17 (tujuh belas) hari kerja.
  2. Untuk menghindari adanya pegawai yang melanggar ketentuan tentang pelaksanaan Hari Libur dan Cuti Bersama tahun 2015, maka setiap Pimpinan Unit Kerja agar meningkatkan pengawasan pada saat sebelum dan sesudah pelaksanaan Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2015;
  3. Bagi Instansi Pemerintah yang bertugas memberikan pelayanan langsung pada masyarakat luas, pimpinan unit kerja yang bersangkutan agar mengatur penugasan pegawai selama Libur Nasional dan Cuti Bersama berlangsung, sehingga pemberian pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sedangkan bagi dunia pendidikan, mengikuti ketentuan dari Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku;
  4. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor : PER/87/M.PAN/8/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja dengan ini disampaikan :
    • Pimpinan instansi mengatur pemberian izin tidak masuk kerja :
      • Izin meninggalkan kantor maksimum diberikan 2 (dua) hari;
      • Meninggalkan kantor lebih dari 2 (dua) hari diperhitungkan sebagai cuti;
      • Meninggalkan kantor melebihi cuti PNS, merupakan tindakan indisipliner dan perlu adanya tindak lanjut berupa sanksi.
    • Cuti Bersama dalam rangka hari libur keagamaan diatur tersendiri dengan keputusan Bersama Menteri PAN-RB, Menteri Agama, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Cuti Bersama PNS merupakan bagian dari cuti tahunan PNS sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976.
  5. Dalam rangka memberikan keteladanan dan menghindari terjadinya dugaan adanya tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme serta penyalahgunaan kewenangan dan jabatan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Keagamaan lainnya, tidak dibenarkan melakukan gratifikasi sebagaimana diatur dalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang–Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.